Sosok Dewi Centong, Camat di Payakumbuh yang Dicopot Gara-gara Tiru Citayam Fashion Week

Nama Dewi Novita alias Dewi Centong menjadi bahan perbicangan warganet setelah dirinya dicopot dari jabatannya sebagai Camat Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat. Ia dicopot gara gara dirinya membuat video ala Citayam Fashion Week. Video tersebut akhirnya viral di media sosial hingga mendapatkan tanggapan dari MUI Payakumbuh.

Pihak MUI menilai video yang dibuat Dewi Centong melanggar norma kesopanan dan agama. Dewi membela apa yang ia lakukan merupakan bentuk kreativitas dan merasa tidak ada yang salah. Lantas siapa sosok Dewi Centong?

Dewi sendiri menjabat sebagai Camat Payakumbuh Timur terhitung sejak Jumat 5 November 2021. Ia dilantik bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota Payakumbuh lainnya. Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi waktu itu.

Dewi sebelumnya menjabat sebagai Camat Lamposi Tigo Nagori (Latina). Kini, dirinya dirotasi sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terhitung sejak Jumat (5/8/2022) lalu. Dewi lewat akun Instagram pribadinya kerap membagikan momen saat dirinya bertugas sebagai camat.

Ibu dua anak ini juga terlihat menggemari olahraga sepeda dan bermain golf. Dewi buka suara terkait konten ala Citayam Fashion Week. Menurutnya, tidak ada yang salah dengan video tersebut. Bagi Dewi sendiri video tersebut bagian dari kreativitas.

"Itu bertujuan agar kaum muda mampu meningkatkan kreativitasnya." "Saya tidak tahu kenapa akhirnya jadi masalah," katanya dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/8/2022). Dewi juga mempertanyakan pernyataan dari pihak MUI Payakumbuh yang menyebutnya telah melanggar norma kesopanan dan agama.

Ia menegaskan pakaian yang dikenakan saat membuat konten tidak melanggar norma masyarakat. Terlebih pakaian dinas tersebut kerap dikenakan saat Dewi menjalankan tugasnya sebagai camat. Meskipun demikian, Dewi mengaku legowo dirinya dicopot dari jabatannya gegara video ala Citayam Fashion Week.

"Saya menerima, karena jabatan itu adalah amanah dari pimpinan, dan sementara karena bukan untuk seumur hidup," tambahnya. Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Rida Ananda membenarkan Dewi dipindah tugaskan. Ia membantah yang bersangkutan dinonaktifkan, melainkan dimutasi dengan golongan jabatan sama.

Menurut Rida mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh hal biasa. "Tidak dinonjobkan, tapi dimutasi. Itu hal yang biasa," terangnya, dikutip dari Kompas.com. Rida menambahkan, pemindahan Dewi tidak lepas dari rekomendasi MUI Kota Payakumbuh.

Pihak MUI meminta agar Dewi diberikan evaluasi. "Benar ada permintaan dari MUI untuk mengevaluasi yang bersangkutan." "Kita beri juga peringatan atas ulahnya yang dinilai melanggar norma kesopanan sebagai publik figur," tandas Rida.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.