Derby Jatim Persebaya vs Arema FC BRI Liga 1 soal Ambisi Bajol Ijo & Rekor Singo Edan

Laga akbar BRI Liga 1 akan terhampar besok, laga Persebaya vs Arema FC dalam tajuk Derby Jatim. Pertandingan Persebaya vs Arema FC BRI Liga 1 pekan 27 akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (23/2/2022) pukul 20.45 WIB. Dua tim papan atas BRI Liga 1 yang tengah bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini mengusung misi menang.

Persebaya ingin memutus tren positif Arema FC yang belum terkalahkan dalam 23 pertandingan terakhir. Ya, seperti diketahui Arema FC konsisten menjaga penampilan untuk terhindar dari kekalahan. Impactnya jelas, puncak klasemen BRI Liga 1 menjadi hadiah dari konsistensi Dedik Kurniawan dan kolega.

"Saya pikir, semua tim sangat ingin mengalahkan arema, karena tim ini berlum terkalahkan dalam 15 atau 16 pertandingan (aslinya 23 laga). Persebaya ingin memutus rantai kemenangan itu," kata asisten pelatih Persebaya, Mustaqim dalam konferensi pers media jelang lawan Arema FC, Selasa (22/2/2022) siang. Sejak 2012, sebanyak 11 pertandingan Persebaya vs Arema FC sudah digelar, menurut statistik Flashscore. Arema FC unggul satu kemenangan dibandingkan Persebaya, lima berbanding empat, di mana dua laga lainnya berakhir imbang.

Mustaqim dengan kepercayaan dirinya beranggapan, timnya mampu mengalahkan Arema FC dan membalikkan fakta tersebut. "Justru dengan rekor Arema unggul ini kita ingin membalikkan fakta tersebut," ujarnya. Tidak ada strategi khusus yang dilakukan Persebaya, setidaknya itulah kata yang dilontarkan Mustaqim saat sesi konferensi pers.

Ia memahami, Arema FC memiliki kualitas pemain mumpuni, namun yang terpenting adalah menyiapkan timnya agar dalam kondisi terbaik untuk menghadapi Arema FC. Terlebih kebobolan di menit menit akhir pertandingan, kondisi yang kerap membuat rugi tim Bajol Ijo dan kehilangan poin kemenangan. Hal itu terjadi ketika menghadapi Persela Lamongan dan Persija Jakarta, sebelum dibenahi saat menang lawan Persiraja.

"Strategi khusus tidak ada. Semua pemain Arema FC kami anggap berbahaya. Semua pemain kami harus disiplin, terutama lini belakang yang sering kebobolan di menit menit akhir. Tapi itu sudah kami lalui di pertandingan terakhir (lawan Persiraja) sebalum lawan Arema FC," bebernya. Mustaqim juga melihat adanya perkembangan mental yang bagus dari tim Persebaya usai mengalahkan Persiraja 1 0. "Kemenangan lawan Persiraja membuat kami berada dalam mental yang baik, semua antusias, kita bisa lihat keesokan harinya setelah laga terakhir saat latihan kita yang tidak libur, pemain sangat gembira dan pemain sudah melalui mental mental trauma, sulit menang, dan lainnya," jelasnya.

Untuk itu, Mustaqim yang menggantikan Aji Santoso dalam sesi konferensi pers karena tidak sehat menjelaskan, Persebaya akan tampil dengan ciri khas permainan mereka saat melawan Arema FC. "Semua pemain yang diturunkan siap menggantikan siapa pun yang main dengan tidak merubah ciri khas Persebaya, bermain fanatik, dan dengan bola bola pendek," ungkapnya. Ia pun berharap tim Bajol Ijo bisa memutus rantai kemenangan Arema FC dan membawa pulang 3 poin untuk menjaga asa juara musim ini.

"Kami berharap bisa memenangkan pertandingan ini," pungkasnya. Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida ingin timnya memberikan perlawanan sengit ketika menghadapi Persebaya dalam Derby Jatim besok bermaterikan pemain yang ada. Seperti diketahui, Arema FC akan tampil tanpa striker andalan mereka, Carlos Fortes karena akumulasi kartu.

"Besok adalah pertandingan Derby Jatim. Kami akan berusaha untuk mendapatkan tiga poin agar bisa tetap berada di puncak," ungkap Almeida.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.